Salah Satu Faktor Penyebab Air Susu Ibu Sulit Keluar

Penyebab Asi Susah Keluar

Buat Kalian Para Ledies, perhatikan baik baik-baik, Salah Satu Faktor Penyebab Air Susu Ibu Sulit Keluar.

Seorang wanita diberi kelebihan organ yang berguna buat sang buah hati. Tapi bagaimana jika organ yang paling diperlukan bayi susah untuk keluar.

Sudah sering mendengar keluhan para ibu-ibu soal kejadian seperti ini. Biasanya pada seorang ibu yang masih baru masalah ini cukup lumayan jamak dialami ketika menyusui. Sering kali mereka kesulitan untuk mencukupi kebutuhan air susu (ASI) ke sang buah hati.

Kurangnya jumlah asi yang dihasilkan oleh seorang ibu yang masih baru bisa disebabkan oleh kadar zinc atau bisa disebut dengan seng dalam tubuh. Penelitian dilakukan dengan cara mengukur kandungan seng dalam asi untuk proses pembentukan atau pengidentifikasian penyebab ibu baru mengalami kesulitan saat dalam proses menyusui bayinya.

Laktasi yang Tertunda

Tidak semua ibu baru bisa langsung menyusui bayi yang baru lahir. Beberapa harus sedikit sabar menunggu sampai satu atau dua hari hingga ASI nya bisa keluar. Itupun hanya sesekali keluar dan cukup sedikit porsinya. Dalam dunia medis kejadian ini biasa disebut laktasi yang tertunda.

Laktasi yang tertunda merupakan salah satu penyebab kenapa ASI cenderung lebih sedikit. Namun, keterlambatan seperti ni belum tentu ASI ibu akan selalu keluar sedikit.

Seringkali karena ASI tidak langsung keluar, ibu baru biasanya jadi khawatir saat dalam kondisi seperti ini hingga pada akhirnya bisa stres. Stres inilah yang pada akhirnya menghambat ASI untuk keluar. Itu sebabnya buat ibu baru jangan merasa cemas yang berlebihan, jika perlu konsultasilah ke dokter tentang permasalahn laktasi. Jangan lupa perbanyak makan dan buah-buahan yang bisa memperbanyak produksi ASI.

Gangguan Hormon

Dalam proses produksi ASI sangat dipengaruhi oleh kondisi hormon prolaktin yang dihasilkan oleh tubuh ibu saat hamil dan sesudah bayi lahir. Bila sebelumnya ibu baru pernah mengalami masalah dengan hormon, kemungkinan besar ibu akan mengalami masalah soal ASI yang sedikit.

Konsumsi Obat Tertentu

Obat-obatan sperti suntik KB dan pil KB juga bisa mempengaruhi produksi asi. Selain itu juga kondisi zat besi yang kurang dan hipertensi saat masa kehamilan juga menurunkan kuantitas dari ASI itu sendiri.

Faktor lainnya

Seorang ibu ketika hamil usia 30 tahun sampai 40 tahun juga bisa memicu produksi ASI yang sedikit. Kebiasaan merokok, mengkonsumsi alkohol dan depresi pasca proses melahirkan. Segeralah konsultasi ke dokter terdekat guna memastikan supaya ASI bisa keluar normal selayaknya.

Pada hasil penelitian menginformasikan bahwa kandungan protein Znt2 sangat penting untuk mengatur seng di dalam ASI. Seorang wanita memiliki mutasi gen yang berguna untuk memproduksi protein ini lebih cenderung memiliki tingkat segnifikan yang cukup rendah di dalam ASI mereka.

Kondisi inilah yang menyebabkan kekurangan seng yang amat parah pada bayi melalui ASI yang dikonsumsinya.

Seng merupakan sebuah mineral yang sangat penting untuk proses pertumbuhan kelenjar susu, perkembangan selama kehamilan, serta pertumbuhan anak sampai dengan remaja. Jika ibu baru dengan variasi genetik protein Znt2 dapat menyusui bayi, mungkin bisa jadi air susu mereka mengandung seng dalam jumlah yang sangat rendah.

Kesimpulannya adalah zat Znt2 hanya terdapat kurang lebih sekitar 31 persen dengan tingkat seng yang tergolong tinggi. Namun, yang terpenting adalah kadar dalam zat Znt2 tidak akan terdeteksi pada wanita dengan kadar yang lumayan normal.

Selain itu sesaat setelah melihat rasio yang terdapat pada wanita yaitu natrium sampai dengan kaliumdalam susu adalah salah satu indikator adanya fungsi payudara, termasuk penyakit radang payudaa.

Ya cukup sekian info yang bisa dibagikan hari ini, semoga bisa menambah ilmu pengetahuan dan wawasan kita bersama.

Terima kasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel