Metode Penghitungan Uang Zakat

Zakat

Zakat berarti kemurnian dalam bahasa pembangunan, peningkatan, pujian, dan kebaikan. Dalam agama kita yang sebenarnya, itu adalah salah satu tindakan ibadah yang telah ditentukan Allah bagi umat Islam untuk mencapai solidaritas sosial. 

Metode-Penghitungan-Uang-Zakat

Zakat membersihkan hati umat Islam dari rasa iri dan bekerja untuk menyelesaikan masalah kemiskinan dan kemiskinan yang diderita banyak orang. Zakat adalah salah satu rukun Islam yang paling penting.

Rukun zakat adalah salah satu rukun yang paling penting setelah sholat. Seperti yang dikatakan Yang Mahakuasa dalam kitab sucinya: "Tetapkan shalat dan bayar zakat dan sujud dengan orang-orang yang sujud." Adalah penting untuk tidak lalai dalam melakukan zakat, karena uang hanya untuk Allah saja.

Zakat tentang kekayaannya, dan definisi zakat adalah bagian dari jumlah uang yang terhutang oleh Allah kepada mereka yang layak mendapatkannya, sebagaimana disebutkan dalam ayat: "Tetapi sedekah adalah untuk orang miskin, yang membutuhkan dan para pekerja, dan hati mereka, leher dan para pengantin pria. Bijaksana. " Uang yang jatuh tempo pada zakat adalah emas, perak dan uang kertas yang dimiliki individu.

Adapun untuk properti, seperti rumah, mobil, kasur, dll, dana ini tidak harus dibayar zakat. Waktu yang ditentukan oleh Allah adalah wajib, dan uang harus dibayarkan ke kuorum sampai zakat jatuh tempo. Kuorum adalah jumlah uang yang jatuh tempo, sehingga jumlah zakat adalah 2,5% dari total jumlah.

Cara menghitung uang zakat 

Banyak orang tidak tahu bagaimana cara menghitung jumlah uang yang harus dibayar untuk zakat. Dalam artikel ini kami akan memberikan dua cara untuk menghitung jumlah uang yang harus dibayar untuk zakat:

Misalnya, jika Anda memiliki jumlah uang 100.000.000 Juta Rupiah, jumlah ini melebihi nisaab, yaitu zakat yang harus dibayarkan. Untuk mengetahui jumlah zakat dari jumlah ini, itu harus dibagi menjadi 40 sebagai berikut: 100.000.000/40 Adalah 2.500.000 Rupiah.

Metode sebelumnya dapat digunakan untuk menghitung jumlah zakat dari emas. Misalnya, jika Anda memiliki 500 gram emas, Anda harus tahu harga gram pada saat zakat dibayar, misalnya, harga gram adalah Rp. 200.000, sehingga Anda dapat mengetahui jumlah zakat, : (Harga gram emas × jumlah gram emas) / 40, dalam contoh kita: (200.000 x 500) / 40 = Rp. 2.500.000

Baca Juga:

     Perbedaan antara zakat dan hadiah

     Apa perbedaan antara zakat dan amal?

     Pentingnya dan Imbalan Zakat dan                 Shadaqah

Metode 2 : Sangat sederhana, yang harus Anda lakukan adalah mengalikan jumlah totalnya dengan 2,5%.

Misalnya: Jika Anda memiliki Rp. 10.000.000 , nilai zakat dihitung sebagai berikut: (10.000.000 x 2,5) / 100 = Rp. 250.000

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel